Marketing Bank Alih Profesi Jadi PKL Kopi Akibat Pandemi Covid-19

  • Bagikan

Bogor | Jabar.mmcnews.id – Muhammad Amin warga Kampung Ranca RT 02 RW 05 Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor yang harus rela beralih profesi dari marketing Bank salah satu perusahaan plat merah jadi pedagang kaki lima (PKL) penjual kopi dan es secara keliling menggunakan kendaraan roda dua.

Amin terpaksa harus banting setir dengan berjualan kopi dan es keliling agar anak dan istrinya tercukupi kebutuhan sehari-hari. akibat pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia khususnya Indonesia, dirinya terpaksa harus dirumahkan.

“Iya kang tadinya saya kerja di Bank sebagai marketing, tapi pasca Covid-19 melanda, perusahaan gak sampe target dan akhirnya kena imbasnya dan saya dirumahkan,” kata Amin kepada wartawan di Cigudeg, Sabtu (24/12/2021).

Ia menambahkan, semenjak dirinya dirumahkan ia sempat mencari kerja ke sana ke mari namun tak kunjung mendapatkan pekerjaan, sampai semua tabungannya habis terkuras dan memaksa dirinya berpikir keras.

“Susah nyari kerja lagi juga Mang, sedikit simpanan pun habis, sampai saya berpikir dan akhirnya ya, jualan es dan kopi keliling,” ucap Amin.

Amin pedagang es dan kopi keliling yang kerap mangkal di Jalan Raya Cigudeg – Jasinga, tepatnya di jalur kebun kelapa sawit menuturkan, bahwa omset yang kerap ia dapat rata-rata sekitar Rp 50 rebu perhari, dengan kondisi cuaca mendukung.

“Saya jualan kopi kurang lebih sudah setengah tahunan untuk omset sehari Rp 50 ribu, itu pun kotor,” ucapnya.

Meski keadaan demikian, kata Amin, ia tetap bersyukur dan berusaha menikmati suka duka demi anak dan istri.

“Masih diberikan kesehatan dan bisa ikhtiar aja udah syukur Alhamdulillah, dari pada sakit kan kita gak bisa berusaha untuk nafkahin anak istri,” ungkap Amin. (Dery)

  • Bagikan