Terkait Dana Rp1,1 M, Ketua Bawaslu Cianjur: Dana Anggaran Bawaslu Tidak Defisit, Malah Ada Sisa

  • Bagikan

Cianjur | MMCNEWS – Dana Bawaslu kota Depok Rp 1,1 Milliar yang mengalir ke Bawaslu Kabupaten Cianjur dengan dalih defisit anggaran, saat ini menemui titik terang.

Awak media yang datang langsung ke kantor Bawaslu Kabupaten Cianjur, Jalan KH. Abdulah Bin Nuh No.19 Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengkonfirmasi hal tersebut dengan Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari.

Dalam kesempatan tersebut Usep menyebut bahwa anggaran Bawaslu 2021 tidak defisit

“Sebenarnya saya tidak tahu urusan itu karena ranahnya sekretariat, kalau masalah keuangan Kasek, silahkan kroscek ke Kasek saja. Kalau kita tidak mungkin ada devisit. Masalah anggaran kita sudah rencanakan dari awal tidak mungkin ada difisit, “ujar Usep saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (13/04/2022).

Lebih lanjut, masih Usep menjelaskan tugas pertama mengusulkan perencanaan kebutuhan anggaran setelah untuk pengelolaan anggaran ada di sekretariat kita tidak ikut campur dalam administrasi “Dana yang kita dapat sebesar Rp.24 miliar anggaran tidak kurang. Patokannya itu saja masih ada sisa anggaran sekitar Rp190 juta yang kita kembalikan ke Pemda Cianjur pada tahun 2021. Bahkan kami sempat ditawarin dana oleh Pemda Cianjur karena ada penambahan TPS, tetapi kami lebih memilih melakukan optimalisasi anggaran yang ada,” jelasnya.

Saat ditanya langkah Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur apabila kekurangan dana, Usep mengatakan pihaknya akan berkonsultasi ke Provinsi “Kita akan berkonsultasi ke Provinsi dulu apabila ada kekurangan dana,” pungkasnya.

Sebelumnya, informasi yang berhasil dihimpun awak media awalnya pada 20 Januari 2021, Kasek Bawaslu Cianjur (AS) meminjam uang Rp1.1 miliar kepada Kasek Bawaslu Depok (SR). Dana tersebut oleh AS akan digunakan untuk membayar honor Panwascam, PKD dan Pengawas TPS karena anggaran Bawaslu Cianjur defisit. (Agus)

 

  • Bagikan